.

.
.

11 Mei 2010

PKB Jateng Kembali Giatkan Tradisi Shalawatan

Minggu, 14 Maret 2010, Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Jawa Tengah mengumpulkan para kiai dari seluruh provinsi Jawa Tengah untuk menggiatkan kembali tradisi shalawatan. Kegiatan ini merupakan kegiatan perdana yang digagas PKB provinsi Jawa Tengah dalam rangka menggiatkan kembali tradisi shalawatan," Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKB Jawa Tengah Abdul Kadir Karding mengatakan, saat membuka kegiatan "Majelis Shalawat Kebangkitan Kiai se-Jawa Tengah", di Semarang, Ahad malam. Menurut beliau, selama ini telah muncul keprihatinan dari sejumlah kiai tentang tradisi shalawat partai ini yang mulai luntur. "Tradisi semacam ini tidak hanya luntur di lingkungan PKB, tetapi juga Nahdlatul Ulama," kata Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat ini. Beliau mengatakan, ide awal penggiatan kembali kegiatan shalawat ini berasal dari sejumlah ulama kharismatik Jawa Tengah, seperti K.H.Dimyati Rois dan K.H.Munif Zuhri. Beliau menjelaskan, kegiatan ini akan menjadi agenda rutin partai, di luar sisi politik sebagai suatu partai. "Sesekali, partai politik tidak hanya mengurusi urusan politik saja, tetapi juga menggiatkan kembali tradisi shalawatan," katanya. Dalam kegiatan ini, beliau mengatakan, para kiai dan warga PKB akan mendoakan bangsa ini dalam menghadapi berbagai permasalahan yang dihadapi, seperti kesejahteraan, kemiskinan, bahkan terorisme. Ke depan, beliau melanjutkan seluruh cabang dan ranting juga diminta untuk menggelar kegiatan serupa secara rutin. Nantinya, Setidaknya, istighosah atau doa bersama shalawatan ini dapat digelar secara rutin setiap dua bulan sekali. Dalam setiap kegiatan shalawatan ini, beliau juga mengatakan, “ akan dilanjutkan dengan diskusi dengan para tokoh yang diminta untuk memimpin istighosah semacam ini.” (DPW PKB JAWA TENGAH)