6.02.2014

JOKOWI SILATURRAHIM KE KETUA DEWAN SYURO PKB

JOMBANG, KOMPAS.com - Bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Joko Widodo atau Jokowi menemui Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Abdul Aziz Manshur di Pondok Pesantren Tarbiyatunnasyi'in Pacul Gowang, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (3/5/2014). 

Kedatangan Jokowi beserta rombongan disambut shalawat oleh para santri pesantren tersebut. 

Dalam pertemuan itu, Jokowi didampingi oleh Ketua DPP PKB Marwan Jafar, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Fathan Subchi, politikus Partai Nasdem Effendi Choirie atau Gus Choi, dan Wasekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah. "Saya ke sini diberi wejangan," kata Jokowi. '

Ahmad Basarah menambahkan, Aziz Manshur memberikan wejangan sebagai bekal jika Jokowi terpilih menjadi presiden RI. Jokowi juga diberi kuliah tujuh menit untuk belajar kitab kuning. Selain itu, menurut Marwan, Jokowi telah mendapat dukungan dari Aziz untuk menjadi presiden. 

"Kepada Pak Jokowi Kiai Aziz memberikan nasihat bahwa kepemimpinan harus dijaga supaya negara kesatuan kita betul-betul tegak dan sampai seterusnya," kata Marwan. 

Sebelumnya, Marwan menyatakan, partainya sudah pasti akan berkoalisi dengan PDI Perjuangan. Namun, keputusan itu belum diumumkan secara resmi. 

Marwan pun hari ini diutus oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar untuk menemani Jokowi sowan ke sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Menurut Marwan, hal itu sebagai bentuk dukungan PKB kepada Jokowi. 

"Sebetulnya dengan kehadiran saya di sini, secara tidak langsung telah diputuskan bahwa memang kami berkoalisi dengan PDI-P," tegas Marwan. 

Sabtu siang, mereka telah menemani Jokowi menemui mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif di Yogyakarta dan Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa. Jokowi pun akan ziarah ke makam para tokoh bangsa, salah satunya makam Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid.

CAPRES JOKOWI SOWAN KE KYAI DAN ULAMA NU

TEMPO.COJakarta - Calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo alias Jokowi, akan berkunjung ke sejumlah tokoh agama akhir pekan ini, Sabtu-Minggu, 3-4 Mei 2014. Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Ahmad Basarah, Jokowi akan melaksanakan kegiatan silaturahmi ke tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di Yogyakarta, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

"Kunjungan dalam rangka silaturahmi dan penguatan hubungan Jokowi dengan tokoh-tokoh Islam di berbagai pesantren di Jawa Tengah dan Jawa Timur," ujar Basarah ketika dihubungi Sabtu, 3 Mei 2014. Basarah juga mengatakan Jokowi akan berziarah ke makam para tokoh bangsa, antara lain ziarah ke makam KH Abdurrahman Wahid. (Baca juga: Pengurus NU Akui Prabowo Lebih Gencar Dekati Kiai)
Basarah menuturkan kunjungan silaturahmi Jokowi adalah upaya melaksanakan ajaran Trisakti Bung Karno yang ketiga, yakni membangun kepribadian bangsa yang berkebudayaan Indonesia. Tradisi silaturahmi kepada sesama tokoh bangsa dan ziarah ke makam, kata dia, bagian dari tradisi budaya bangsa Indonesia.

"Jokowi punya komitmen menjaga tradisi dan budaya bangsa yang diwariskan para leluhur," ujarnya. Cara ini dinilai efektif untuk melindungi budaya bangsa dari gempuran nilai-nilai asing yang dapat menggerus kepribadian bangsa.

Berdasarkan informasi yang diterima Tempo, Jokowi hari ini akan bertolak ke Yogyakarta. Di sana ia akan berkunjung ke ulama Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif dan berkunjung ke Taman Siswa, sekolah yang didirikan Ki Hajar Dewantoro.

Siangnya Jokowi menuju Surabaya, berkunjung ke kediaman mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan Khofifah Indar Parawansa dan menuju Jombang ke Pondok Pesantren Pacul Gowang, Tambak Beras, dan Tebu Ireng. Esoknya, Jokowi menuju Rembang, Jawa Tengah, untuk berkunjung ke sejumlah ulama NU. 

PKB JATENG BERTEIMA KASIH KEPADA NU

SEMARANG - Hasil rapat pleno perhitungan suara dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 menempatkan Partai Ke­bang­kit­an Bangsa (PKB) me­raih posisi kedua dalam prediksi perolehan kursi DPRD Jateng. Ketua DPW PKB Jateng KH Yusuf Chudlori merasa berterima kasih terhadap kader dan pengurus Nahdlatul Ulama (NU).
‘’Sesuai rapat pleno KPU Jateng, PKB meraih posisi kedua di Jateng. Alham­dulillah, ini pencapaian yang patut disyukuri. Kami mengucapkan terima kasih kepada NU dan seluruh kader pengurus NU di Jawa Tengah atas doa dan dukungannya,” kata pria yang akrab dipanggil Gus Yusuf, kemarin.
PKB juga memberikan apresiasi positif kepada segenap pengurus partai di semua ting­katan, serta para caleg yang telah bekerja secara maksimal.
Menurut dia, pencapaian ini mengembalikan lagi Jateng sebagai basis utama bagi PKB. ‘’Provinsi ini kembali menjadi jalur basis hijau, ini berkat kerja semua kader, pengurus dan caleg.  Saya memberi hormat dan penghargaan kepada mereka,’’ tandasnya.
 Berdasarkan perhitungan suara tersebut, PKB berpotensi merebut 13 kursi DPRD Jateng yang diperoleh dari calon anggota legislatif (caleg) di sembilan Daerah Pemilihan (Dapil) Jateng, terkecuali Dapil IV (Kabupaten Wonogiri, Ka­rang­­anyar, Sragen).
Mereka ialah Syamsul Ma’arif (Dapil I Jateng), Nur Sa’adah (Dapil II), Arief Rohman dan Moh Zen (Dapil III), Chamim Irfani (Dapil V), Henry Wicak­sono dan Syarif Abdullah (Dapil VI), Hasan Asyari (Dapil VII), Siti Rosidah (Dapil VIII), Fuad Hidayat dan Lailatul Arofah (Dapil IX), serta Sukir­man dan Asep Kholbihi (Dapil X). Selan­jutnya, 10 kursi DPR juga diperoleh di sembilan dapil di Jateng, terkecuali IV.
Tugas Berat
Kesepuluh caleg yang diper­kirakan merebut kursi DPR ialah Alamudin Dimyati Rois (Dapil I), Fathan Subchi (Dapil II), Marwan Ja’far (Dapil III), M Thoha (Dapil V), Abdul Kadir Karding (Dapil VI), Taufiq Ab­dullah (Dapil VII), Siti Muka­romah (Dapil VIII), Bahrudin Nasori (Dapil IX), serta Hanif Dzakiri dan Bisri Romli (Dapil X). Gus Yusuf menilai PKB ke depan mempunyai tugas berat untuk menyiapkan anggota DPRD terpilih agar amanah dan tidak menyia-nyiakan dukungan masyarakat.
‘’Percuma jika menjadi pemenang, tetapi tidak memberi manfaat bagi masyarakat. Untuk itulah para anggota DPRD terpilih akan kami monitor terus-me­nerus,’’ tegasnya. Ketua Lem­baga Pemenangan Pemilu PKB Jateng Sukirman optimistis PKB bisa meraih 13 kursi DPRD Jateng dan 10 anggota DPR. Catatan gemilang PKB pada 1999 yang mampu meraih 16 kursi DPRD Jateng, sedangkan 2004 merebut 15 kursi.
 ”Dibandingkan tahun 2009, pada pemilu kali ini meningkat empat kursi. Semoga ini menjadi awal kebangkitan selanjutnya,” ujar Sekretaris Komisi C DPRD Jateng ini. (J17,H68-90)