.

.
.

28 Januari 2016

Menristekdikti : Pentingnya Kurikulum Bela Negara di Kanpus


Semarang,  Muhammad Nasir Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristedikti), mengusulkan untuk memasukkan ajaran bela negara ke dalam kurikulum perguruan tinggi. Sebab, menurutnya, hal itu cocok dilakukan demi menangkal gerakan radikalisme yang muncul di sejumlah lingkungan kampus.

“Kami akan masukkan mata pelajaran yang mengandung unsur wawasan kebangsaan dan bela negara sebagai materi kurikulum di tiap perguruan tinggi di Indonesia. Radikalisme dan terorisme harus kita jauhkan dari kampus. Kampus adalah penjaga moral,” tutur Nasir, usai menghadiri peresmian gelanggang olahraga milik Universitas PGRI di Jalan Gajah Raya Semarang, beberapa waktu lalu.

Menteri yang berasal dari Partai kebangkitan Bangsa (PKB) ini  lantas mencontohkan bahwa gerakan yang menyimpang dari ajaran perguruan tinggi baru-baru ini muncul di Universitas Indonesia. Ia kaget saat tahu kampus ternama seperti Universitas Indonesia muncul aksi LGBT.

28 Desember 2015

Muscab Perempuan Bangsa Kabupaten Magelang Pilih Hj. Hibatun Wafirah Sebagai Ketua Untuk Lima Tahun Mendatang


Magelang,  Hj. Hibatun Wafirah terpilih sebagai ketua DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Magelang pada acara Musyawarah Cabang yang dilaksanakan pada Senin (28/12) di Rumah Makan Progosari, Mungkid Kabupaten Magelang.

Perempuan Bangsa merupakan organisasi Perempuan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai organisai dan badan otonom yang pada awal berdirinya bernama Perempuan Partai Kebangkitan Bangsa (PPKB).

 Acara Musyawarah Cabang Perempuan Bangsa Kabupaten Magelang ini mengangkat tema besar  “Perempuan Bangsa Siap Menangkan PKB dalam Pemilu 2019” dirangkai dengan pendidikan politik diikuti oleh perwakilan Pengurus Anak Cabang Perempuan Bangsa se Kabupaten Magelang denagn nara sumber Ketua DPW PKB Jawa Tengah KH.M. Yusuf Chudlori dan Hj. Ida Nur Saadah Anggota DPRD Provisnsi Jawa Tengah dari FPKB.

Mandataris terpilih Hj.Hibatun Wafirah mengatakan Perempuan Bangsa merupkan Banom yang berfungsi melaksanakan kebijakan partai yang berkaitan dengan perempuan dengan misi memperjuangkan kesetaraan gender dan hak hak perempuan serta memperkuat partai dengan meningkatkan kapasitas dan peran serta dari perempuan PKB. 

" Perempuan Bangsa bisa menjadi garda depan mendukung kebijakan kebijakan Partai Kebangkitan Bangsa di sayap perempuan yang selalu konsisten memperjuangkan hak perempuan tidak terkecuali di ranah politik” ujar politisi PKB senior ini..

22 Desember 2015

Haul Ke 6 Gusdur # Gus Dur Itu Maha Guru Kita #



Jakarta,  Keluarga besar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar acara peringatan wafatnya atau Haul Gus Dur ke-6, di kantor DPP PKB, Jakarta, Selasa (22/12/2015) malam.

Peringatan Haul Gus Dur ke-6 bertema 'Menghadirkan Kembali Spirit Gus Dur'‎ kali ini, juga diisi dengan berbagai acara, dintaranya do'a dan istighosah serta Parade Puisi dan pengajian umum.

Dalam kesempatan ini, tampak hadir beberapa anggota kabinet kerja Jokowi-JK dari kader PKB, diantaranya Menteri Ristek dan Dikti Mohamad Natsir, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi serta jajaran Pengurus DPP PKB dan Kade PKB dari berbagai daerah.

Selain itu, ajuga hadir Ketua umum PAN Zulkifli Hasan, politisi senior PDI-P Ahmad Basarah, Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie, dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj.‎

Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, keluarga besar DPP PKB menggelar peringatan Haul Gus Dur demi menghormati jasa-jasa Gus Dur semasa hidup.

Gus Imin mengaku, sosok Gus Dur bagi PKB adalah maha guru yang telah banyak membimbing dan membina partai yang identik dengan partainya kaum Nahdliyyin itu ke arah yang lebih demokratis.

"(Peringatan) ini untuk menghadirkan kembali spirit dan semangat Gus Dur dalam membela kaum lemah, membela kaum tertindas, selalu berkata jujur, dan selalu berani berkata benar," kata pria yang akrab disapa Gus Imin  ini di kantor DPP PKB, Jakarta.

Menurut Cak Imin, gelaran Haul itu dilakukan dalam rangka menyegarkan kembali pemikiran Gus Dur terhadap kemajuan Indonesia.