.

.
.

14 September 2017

PRESIDEN JOKOWI IMBAU ULAMA JATENG UNTUK IKUT MENJAGA STABILITAS JELANG TAHUN POLITIK

JAKARTA, Presiden Joko Widodo mengundang puluhan ulama Jawa Tengah ke Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/9/2017). Salah satu yang disampaikan Jokowi adalah terkait tahun politik yang sudah semakin dekat.

"Kami ingin sedikit mengingatkan kita semuanya bahwa tahun depan sudah mulai tahun politik," kata Jokowi. "Jadi kami mohon bantuan kepada seluruh pimpinan pondok pesantren, para ulama, kiai, pimpinan ormas, semuanya, agar tahun politik baik tahun depan maupun tahun depannya lagi itu kita jaga bersama," tambahnya.

Jokowi mengatakan, di Jawa Tengah pada 2018 akan digelar pemilihan Gubernur. Setelah pilgub selesai, tahapan pemilihan presiden 2019 juga akan dimulai. "Pada September tahun depan itu sudah penetapan, saya juga baru sadar. Sudah penetapan capres dan cawapres," kata dia.

Oleh sebab itu, Jokowi memohon agar kondusivitas di daerah, kerukunan antarmasyarakat, antarumat, harus betul betul dijaga bersama. Jangan sampai ada lagi usaha untuk memecah belah, mengadu domba, serta kabar-kabar yang tidak baik yang mengakibatkan masyarakat menjadi terpecah. "Jangan sampai karena perhelatan politik antartetangga nantinya tidak rukun, apalagi antarumat menjadi tidak kelihatan persaudaraannya kembali," kata Jokowi.

Selain bicara tahun politik yang makin dekat, Jokowi juga bicara soal peraturan presiden tentang penguatan pendidikan karakter dan kekerasan terhadap kaum muslim Rohingya di Myanmar.

Nampak hadir dalam kesempatan tersebut KH. Ubaidilah Shodaqoh dan KH. Abu Hapsin selaku Pimpinan Nahdlatul Ulama Jawa Tengah, selain itu juga hadir KH. Muhammad Yusuf Chudlori dari Pondok Pesantren API Kabupaten Magelang yang juga Ketua Partai Kebangkitan Bangsa Jawa Tengah serta banyak lagi ulama kharismatik lainnya.(IRF)

13 Mei 2017

MENJELANG PEMILUKADA JATENG 2018 PKB JATENG RAPATKAN BARISAN



Semarang - Bertempat di Convention Hall Hotel Patrajasa Semarang,DPW PKB Jawa Tengah bersama  Lembaga Pemenangan Pemilu menggelarn Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang diikuti oleh utusan dari masing-masing Dewan Pengurus Cabang PKB se-Jawa Tengah pada Kamis (4/5).

Acara ini terselenggara  untuk memperkuat konsolidasi dan koordinasi partai menghadapi Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019, KH. Yusuf Chudlori Ketua DPW PKB Jawa Tengah menegaskan bahwa  Wajib Hukumnya PKB untuk memenangkan kader dan calonnya dalam perhelatan tersebut, karena hanya dengan kemenanganlahdan  kekuasaan maka pengabdian kepada rakyat dan umat akan nyata dierjuangkan.

Menghadapi Pilkada serentak Gus Yusuf menyampaiakan bahwa seluruh DPC PKB di Jawa Tengah yang akan menghadapi Pilkada serentak pada 2018 mendatang harus segera mendeklarasikan calon di daerah masing-masing,” tambahnya disambut tepuk tangan peserta Rakorwil.

Hadir dalam acara tersebut  Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, Sekretaris Jendral DPP PKB, Abdul Kadir Karding, Ketua LPP DPP PKB, Ketua DPC dan LPP DPC se Jawa Tengah. (irf)

24 September 2016

TAHUN 2017 TUJUH PILKADA DIGELAR DI JATENG


Semarang - Tahun 2017 di Provinsi Jawa Tengah akan dihgelar tujuh  Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak yang dijadwalkan pencoblosannya dilaksanakan pada tanggal 15 Pebruari 2017.

Dari tujuh kabupaten/kota di Jateng yang menggelar Pilkada serentak tersebut semuanya telah melaksanakan tahapan penerimaan Pendagtaran calon kepala Daerah yang ditutup pada Jum'at (24/8) tengah malam, hanya Pilkada Pati yang diikuti satu pasang calon, yakni Haryanto-Saiful Arifin yang diusung PDIP, Gerindra, PKB, Demokrat, Golkar, Hanura, PKS, dan PPP dengan jumlah 46 kursi.

Ketua KPU Provinsi Jateng Joko Purnomo ketika dikonfirmasi Sabtu pagi mengatakan, karena hanya satu bakal calon yang mendaftar, maka pendaftaran sesuai aturan dann mekanisme di KPU maka diperpanjang sampai tanggal 29 Septembe 2016r. KPU memberikan waktu selama 24-26 September untuk sosialisasi, kemudian perpanjangan pendaftaran dilaksanakan 27-29 September.

Sementara itu,  Sebanyak 17 bakal pasangan calon kepala daerah telah mendaftar secara resmi sebagai kandidat pilkada serentak yang akan dilaksanakan di tujuh kabupaten/kota pada Februari 2017.

"Hingga batas akhir pendaftaran Jumat (23/9/2016) pukul 00.00 WIB, tercatat ada 17 bakal pasangan calon kepala daerah yang akan maju pilkada di tujuh kabupaten/kota," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Jawa Tengah Joko Purnomo saat dihubungi di Semarang, Sabtu (24/9/2016).